Sabtu, 05 Maret 2022

Kenapa mesti berperang?


Tak habis-habisnya kita membicarakan tentang peperangan setiap harinya, entah itu di timur tengah atau yang tengah ramai di publish yakni antara Rusia dan Ukraina.

Agresi yang tempo hari yang dilakukan Rusia terhadap wilayah-wilayah Ukraina menjadi berita penting akhir-akhir ini dan mengaitkan bahwa akan terjadi perang dunia ketiga. Padahal itu terjadi beberapa waktu yang lalu seolah-olah warga dunia baru merespect tentang serangan Rusia terhadap warga Ukraina. Mereka kemana saja sebelum-sebelumnya, Timur tengah yang tiap harinya mengalami konflik senjata, seolah mata dunia tertutup dengannya.

Konflik Israel dan Palestina, yang tiap hari warga Palestina selalu mengalami kecaman dan diskriminasi saat beribada di Masjid Al Aqsha, Yerusalem. Media dan mata dunia seakan-akan tidak memperdulikan hal itu. Dan setelah konflik berlangsung di Ukraina, barulah mata dunia merespect kejadian itu(Ukraina).

Terlepas dari konflik Rusia Ukraina. Di Palestina ada warga yang terhalang hak-haknya untuk beribadah, dan tiap harinya selalu dihampiri rasa takut dengan senapan dan gas air mata yang siap dijatuhkan kapan saja. 

Apa esensinya perang? Yang ada hanya ratusan bahkan ribuan nyawa melayang, dari seorang yang taat dan tak bersalah pun ikut menjadi korban. Tidakkah berkaca dari kejadian di masa lalu. Perang selalu mengerikan, perang selalu berdampak buruk bagi kehidupan. Perang hanyalah masalah sudut pandang masing-masing kubu, dan tidak akan pernah berakhir selama keduanya bersikeras mempertahankan argumennya dan menentang argumen lawannya.

Senjata penghancur tercanggih mulai tercipta, dan hanya menunggu instruksi saja untuk mengaktifkan pemusnah massal itu. Demi kemenangan, nyawa tak berdosa hilang. Demi kemenangan, makhluk hidup dilenyapkan.

Kapan ini akan berakhir?

1 komentar: